
Semarang – Bernas, 18 September 1992
Kelompok 15 Semarang Adakan Pembacaan Cerpen dan Sajak
KELOMPOK 15 yang bergerak dalam bidang sastra dan budaya akan menyelenggarakan acara baca cerita pendek (cerpen) dan puisi di Gedung Kesenian Taman Budaya Raden Saleh, Semarang, Jumat ini, pada pukul 19.00 WIB. Membacakan karya-karya Beno Siang Pamungkas, Sri Boentoro dan Ariz Kaln Wijayanto, acara akan dilanjutkan dengan diskusi bersama pengamat sastra Ir Bambang Supranoto dan Drs Agus Maladi Irianto yang juga dosen Fakultas Sastra Undip sebagai pembahas.
Ketua Kelompok 15, Beno Siang Pamungkas, menyatakan, Kelompok 15 berdiri sesudah Keluarga Penulis Semarang (KPS) dinyatakan bubar pada Juli lalu. “Kelompok 15 dibentuk untuk menghimpun penulis-penulis pemula yang potensial,” kata Beno, di sekretariat kelompoknya, di Jalan Taman Kelud Selatan 2 Semarang, Kamis (17/9).
Menurut Beno, sebenarnya KPS berdiri sekitar 14 tahun lalu oleh penulis-penulis Semarang, antara lain Bambang Sadono, Handry TM, Yudiono KS, dan Timur Sang Suprabana. Dalam perkembangannya, program-program bulanan KPS ternyata tak berjalan. “Mungkin semakin lama para pendiri dan anggota kelompoknya sibuk sendiri-sendiri dengan pekerjaannya. Sehingga makin lama KPS jarang ada kegiatannya,” tambah Beno.
Sementara itu Handry TM yang dihubungi secara terpisah menyatakan sebenarnya setelah KPS dinyatakan bubar, dengan penandatangan beberapa anggota senior, muncul kelompok-kelompok penulis hasil pecahan KPS. “Ada sekitar 10 kelompok penulis yang muncul. Ini mungkin ada baiknya sebab munculnya kelompok penulis yang lebih spesifik ini seperti kelompok penulis fiksi, puisi atau yang lainnya ini akan lebih efektif dan dinamis,” katanya.
Handry mengaku, sebenarnya tidak menginginkan KPS bubar. Ada kesan atau tuduhan, membubarkan KPS berarti membunuh kreativitas para penulis di Semarang. “Bukan maksud kami membunuh mereka, bahkan sebaliknya dengan masuk kelompok-kelompok yang lebih kecil mereka akan lebih dinamis dan efektif,” imbuhnya. (ran)
Dokumentasi Karya dan Pengetahuan Maestro
Artikel ini merupakan bagian dari dokumentasi digital perjalanan, kegiatan, karya, dan jejak kebudayaan Timur Sinar Suprabana.
